Home News Insiden Gudang Kimia Jadi Alarm Keselamatan Lingkungan

Insiden Gudang Kimia Jadi Alarm Keselamatan Lingkungan

40
0
SHARE
Insiden Gudang Kimia Jadi Alarm Keselamatan Lingkungan

Realita62, Tangerang Selatan - Insiden kebakaran yang terjadi di sebuah fasilitas penyimpanan bahan kimia di wilayah Tangerang Selatan menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat. Menyikapi peristiwa tersebut, Sekretaris Jenderal HIMA Kosgoro 1957 Provinsi Banten, Tb Ali Barata, menilai kejadian itu sebagai musibah yang harus dijadikan momentum evaluasi bersama demi keselamatan dan perlindungan lingkungan, Rabu (18/02/26).

 

Peristiwa kebakaran yang dilaporkan melibatkan material kimia dalam jumlah signifikan itu memicu kekhawatiran publik terkait dampak lingkungan dan keselamatan warga sekitar. Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan penanganan dan pemantauan kondisi pascakejadian.

 

Tb Ali Barata menegaskan bahwa pendekatan yang diperlukan bukan sekadar menyalahkan pihak tertentu, melainkan membangun kesadaran kolektif untuk perbaikan sistem penyimpanan dan pengelolaan bahan berbahaya.

 

“Kami memandang kejadian ini sebagai musibah sekaligus pengingat penting bagi semua pihak. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk evaluasi bersama agar pengelolaan bahan kimia ke depan semakin aman dan bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Ia mengajak seluruh elemen mahasiswa, masyarakat, organisasi kemasyarakatan di Tangerang Selatan, serta pihak manajemen fasilitas penyimpanan bahan kimia untuk berkolaborasi dalam upaya pemulihan lingkungan, termasuk penanganan area yang terdampak.

 

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama membenahi kondisi lingkungan yang mungkin terdampak. Ini bukan hanya soal tanggung jawab institusi, tetapi kepedulian sosial kita bersama,” tambahnya.

 

Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi pelajaran penting agar standar keselamatan dan tata kelola penyimpanan bahan kimia semakin diperketat, sehingga risiko serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

 

Selain menyoroti aspek keselamatan, Tb Ali Barata juga mengaitkan pesan moral peristiwa ini dengan momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sebagai waktu memperkuat solidaritas sosial.

 

“Semangat Ramadan adalah semangat memperbaiki diri dan lingkungan. Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai hikmah untuk membangun sistem yang lebih baik, aman, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat,” katanya.

 

Ia pun menutup pernyataannya dengan mengajak masyarakat menjaga suasana damai selama bulan Ramadan serta meningkatkan kepedulian sosial.

 

“Kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. Semoga semangat kebersamaan membawa kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.

 

Pihak berwenang diharapkan terus melakukan investigasi dan langkah penanganan sesuai prosedur keselamatan serta regulasi lingkungan yang berlaku, guna memastikan perlindungan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. (Red)